
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Mataram menyampaikan informasi mengenai peluang pendanaan proposal riset tahun 2027 melalui delapan skema hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dapat menjadi referensi bagi dosen dan akademisi dalam mengembangkan kegiatan penelitian, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta memperluas kontribusi nyata bagi masyarakat.
Delapan skema pendanaan yang tercantum dalam infografis meliputi Hibah BIMA (Kemandirian), LPDP dan BRIN, Japan Society for the Promotion of Science (JSPS), Alexander von Humboldt Foundation, Fulbright, DAAD, Marie Skłodowska-Curie Actions (MSCA), serta e-ASIA Joint Research Program. Masing-masing skema memiliki ketentuan, cakupan pendanaan, persyaratan, dan jadwal pendaftaran yang berbeda.
Melalui informasi ini, dosen Universitas Muhammadiyah Mataram diharapkan dapat mulai mengidentifikasi skema pendanaan yang sesuai dengan bidang keilmuan dan rencana riset masing-masing, membangun kolaborasi dengan mitra potensial, serta mempersiapkan proposal secara terencana dan berkelanjutan.
LPPM Universitas Muhammadiyah Mataram mengimbau seluruh dosen untuk menjadikan informasi ini sebagai bahan awal dalam menyusun strategi pengembangan penelitian tahun 2027. Setiap dosen diharapkan dapat menyiapkan minimal satu draf proposal penelitian sebagai langkah konkret dalam meningkatkan produktivitas riset dan memperkuat daya saing akademik universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, ketentuan, dan jadwal resmi setiap skema dapat diakses melalui laman penyelenggara masing-masing. Jadwal dan nominal pendanaan pada infografis bersifat informatif dan perlu dikonfirmasi kembali melalui sumber resmi karena dapat mengalami perubahan.
Mari persiapkan riset sejak dini, perluas kolaborasi, dan wujudkan kontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat.